Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Krapyak Berduka: Ibu Nyai Shofiyah Ahmad Wafat pada 23 April 2026

Keluarga Besar Pondok Pesantren Al-Munawwir Komplek L Krapyak Yogyakarta tengah berbela sungkawa atas wafatnya Ibu Nyai Hj. Shofiyah Ahmad binti Bapak K.H. Ma’shum Sirodj pada Kamis Kliwon, 23 April 2026 M yang bertepatan dengan 5 Dzulqa’dah 1447 H.

Almarhumah dikenal sebagai sosok yang teduh, penuh kasih sayang, serta memiliki dedikasi besar dalam mendampingi perjuangan dakwah dan pendidikan di lingkungan pesantren. Kepergian beliau meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga, santri, alumni, serta masyarakat luas.

Almarhumah merupakan salah satu Pengasuh Pondok Pesantren Al-Munawwir Komplek L yang selama hidupnya istiqamah mengabdikan diri dalam mendidik generasi umat. Dengan kelembutan akhlak dan kebijaksanaan yang dimiliki, beliau menjadi teladan bagi banyak kalangan. Sosok beliau dikenal sederhana, ramah, serta senantiasa menebarkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

Beliau wafat di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta dan kemudian dimakamkan di Makam Sorowajan, Glugo, Panggungharjo, Sewon, Bantul, D. I. Yogyakarta pada Jumat Legi, 24 April 2026 M atau 6 Dzulqa’dah 1447 H. Prosesi pemakaman berlangsung khidmat dan dipenuhi doa dari para pelayat yang hadir untuk mengantarkan almarhumah ke peristirahatan terakhirnya.

Dalam suasana penuh haru, keluarga besar memohon doa dari seluruh masyarakat agar segala amal ibadah almarhumah diterima di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala, dilapangkan kuburnya, serta ditempatkan bersama orang-orang sholeh. Doa-doa dipanjatkan agar seluruh dedikasi dan pengabdian beliau selama hidup menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.

Kepergian Ibu Nyai Hj. Shofiyah Ahmad menjadi pengingat bagi seluruh umat tentang hakikat kehidupan yang fana. Setiap jiwa akan kembali kepada Sang Pencipta, sebagaimana firman Allah, “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.” Nilai keteladanan, kesabaran, dan pengabdian beliau diharapkan dapat terus hidup dalam hati para santri dan masyarakat yang pernah mengenal beliau.

Penulis: Mohammad Rizky Zulfahmi

Leave a Comment